Tyrannosaurus rex(Tyrannosaurus=kadal yang kejam dan rex=raja) merupakan dinosaurus jenis karnivora yang terbesar. T-rex dapat tumbuh sepanjang 12 meter(sekitar 40 kaki) dan berat mencapai 7 ton. Dinosaurus ini memangsa dinosaurus herbivora besar seperti triceratops dan edmontosaurus yang merupakan herbivora terbesar disaat itu. Selain itu tyrannosaurus juga diketahui memiliki salah satu gigitan terkuat dibanding hewan lain yang pernah ada.
8. Quagga
Quagga menyerupai zebra dan pernah ditemukan dalam jumlah besar di Afrika Selatan. Quagga dapat dibedakan dari zebra lain dengan memiliki tanda pada bagian depan tubuh. Quagga merupakan campuran dari kuda dan zebra. Nama Quagga berasal dari kata
Khoikhoi untuk zebra. Quagga punah akibat perburuan oleh manusia yang berusaha mendapat daging dan kulitnya.
7. Thylacine
Harimau Tasmania(
Thylacinus cynocephalus) adalah marsupial karnivora masa modern terbesar yang pernah diketahui. Binatang ini berasal dari
Australia dan pulau Papua dan dinyatakan punah pada abad ke-20. Binatang ini disebut harimau Tasmania karena punggungnya yang bercorak belang, namun ada juga yang menyebutnya serigala Tasmania, dan dari mulut ke mulut disebut harimau Tassie(atau Tazzy) atau cukup harimau saja. Binatang ini adalah spesies terakhir dari genusnya,
Thylacinus. Sebagian besar spesiesnya ditemukan dalam bentuk fosil yang berasal dari awal zaman Miosen.
Harimau Tasmania punah di daratan Australia ribuan tahun sebelum kedatangan bangsa Eropa di Australia, namun berhasil bertahan di pulau Tasmania bersama dengan sejumlah spesies endemik lainnya termasuk setan Tasmania. Selain akibat perburuan berhadiah yang berlebihan, kepunahan hewan ini mungkin juga disebabkan oleh serangan penyakit, anjing, dan gangguan manusia terhadap habitatnya. Meskipun secara resmi dianggap telah punah, laporan tentang terlihatnya hewan ini masih ada.
Sebagaimana harimau dan serigala di belahan utara, harimau Tasmania merupakan pemangsa yang ada di puncak rantai makanan. Sebagai seekor marsupial, binatang ini tidak terkait dengan eutheria. Kemiripan postur dan adaptasinya disebabkan oleh evolusi konvergen. Keluarga terdekat spesies ini adalah setan Tasmania.
6. Sapi Laut Steller
Sapi laut Steller(
Hydrodamalis gigas) adalah mamalia sirenia besar yang telah punah dan sebelumnya dapat ditemukan di pantai laut Bering di Asia. Sapi laut Steller ditemukan di kepulauan Komander tahun 1741 oleh penyelidik alam
Georg Steller yang melakukan perjalanan dengan penjelajah
Vitus Bering. Populasi kecil hidup di air Arktik di sekitar pulau Bering dan didekat pulau Medny. Namun, karena kedatangan manusia mereka hidup di pantai Pasifik utara.
Populasi sapi laut ada pada jumlah kecil dan terbatas ketika Steller mendeskripsikan mereka. Steller mengatakan bahwa mereka ditemukan pada kelompok, tetapi
Stejneger memperkirakan terdapat lebih sedikit dari 1500 yang tersisa dan terancam punah karena diburu manusia. Mereka dihabisi oleh pelaut, pemburu anjing laut, dan pedagang bulu yang mengikuti rute Bering ke
Alaska, serta memburu mereka untuk makanan/kulitnya, kemudian digunakan untuk membuat kapal. Mereka juga diburu untuk lemaknya yang tidak hanya digunakan untuk makanan, tetapi juga sebagai lampu minyak karena tidak mengeluarkan asap atau bau dan dapat disimpan dalam waktu yang lama pada udara hangat. Pada tahun 1768, kurang dari 30 tahun singa laut ini ditemukan, singa laut Steller telah punah.
Georg Steller
Fosil menandakan singa laut Steller sebelumnya menyebar di pantai Pasifik utara, mencapai Jepang selatan dan California. Tibanya manusia merupakan salah satu akibat kepunahan singa laut Steller.
5. Rusa Besar Irlandia
Rusa Besar Irlandia atau Rusa Raksasa(
Megaloceros giganteus) adalah spesies Megaloceros dan salah satu rusa terbesar yang pernah hidup. Tersebar sepanjang Eurasia, dari Irlandia ke sebelah timur Lake Baikal, pada akhir masa Pleistosen. Sisa spesies terakhirnya sudah berupa karbon yang ada sejak 7.700 tahun yang lalu. Meskipun sebagian besar kerangka telah ditemukan di rawa Irlandia, hewan itu tidak secara khusus hanya hidup di Irlandia dan tidak terkait erat dengan salah satu dari spesies yang hidup saat ini, seperti Rusa Besar Alces(Rusa Besar Eropa) atau
Cervus canadensis(Rusa Amerika Utara). Untuk alasan ini, nama “Rusa Raksasa” digunakan dalam beberapa publikasi.
Arc
4. Harimau Kaspia
Harimau Kaspia atau Harimau Persia(Panthera tigris virgata) adalah jenis harimau yang hidup di wilayah paling barat dari subspesies harimau yang bisa ditemukan di Iran, Irak, Afganistan, Turki, Mongolia, Kazakhstan, Kaukasus, Tajikistan, Turkmenistan, dan Uzbekistan sampai ia menjadi punah pada akhir tahun 1950-an.
3. Aurochs
Aurochs atau Urus(Bos primigenius), nenek moyang sapi dalam negeri ini adalah tipe ternak liar besar yang menghuni Eropa, Asia, dan Afrika Utara. Tetapi sekarang punah(bertahan di Eropa sampai 1627)
Aurochs jauh lebih besar daripada sapi domestik yang paling modern dengan tinggi bahu 2 meter(6,6 kaki) dan berat 1.000 kilogram(2.200 lb). Aurochs dianggap sebagai hewan yang berburu dengan menantang buruannya, ini memberikan kontribusi terhadap kepunahan. Aurochs yang terakhir tercatat adalah seekor betina yang meninggal tahun 1627 di hutan Jaktorow, Polandia dan tengkoraknya sekarang milik Livrustkammaren(Gudang Persenjataan Kerajaan). Sebuah museum di Stockholm, Swedia.
Representasi dan deskripsi aurochs muncul di lukisan gua prasejarah, pada Perang Galia Julius Caesar, dan sebagai simbol nasionalis di banyak negara Eropa, negara bagian atau kota-kota seperti, Alba-lulia, Kaunas, Rumania, Moldavia, Turka, Mecklenburg, dan Uri. Kanton Swiss Uri dinamakan berdasar spesies hewan ini.
Domestikasi bovines terjadi di beberapa bagian dunia tetapi di saat yang sama, sekitar 8.000 tahun yang lalu. Mungkin semua berasal dari aurochs. Pada tahun 1920, Heck bersaudara yang merupakan ahli biologi Jerman, berusaha menciptakan aurochs. Ternak yang dihasilkan dikenal sebagai ternak Heck atau Rekonstruksi Aurochs, dan terdapat ribuan di Eropa saat ini. Namun, mereka secara genetik dan fisiologis masih berbeda dari aurochs. Aurochs memiliki garis punggung kuning pucat, bukan putih.
Belum ada tanggapan untuk "9 Hewan Punah yang Menakjubkan"
Posting Komentar